Samarinda, Sketsa.id – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan kasus kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat selama Mei 2026. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), hingga pencurian dengan pemberatan (curat) tercatat melonjak dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
baca juga : Teman Cucu Jadi Pelaku, Nenek 88 Tahun Dirampas Kalungnya Saat Sendirian di Rumah
Meski angka kejahatan meningkat, Kapolresta memastikan jajarannya bergerak cepat. Sepanjang Mei 2026, Polresta Samarinda berhasil mengungkap 26 kasus dan mengamankan 34 orang tersangka. “Itu mulai dari kasus curanmor, kemudian kasus curas, dan curat, termasuk juga ada kasus perampokan,” ujar Hendri Umar usai konferensi pers di Polresta Samarinda, Kamis (4/6/2026).
Faktor Ekonomi Diduga Picu Lonjakan Kejahatan
Menurut Hendri, faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya angka kriminalitas. Kondisi perekonomian yang dinilai menurun membuat sebagian masyarakat yang kehilangan pekerjaan memilih jalan pintas dengan melakukan tindak pidana. “Karena perekonomian yang mungkin agak menurun sekarang, banyak masyarakat yang tidak bekerja sampai akhirnya ada beberapa yang memilih untuk melakukan tindak pidana, baik itu pencurian, jambret, dan sebagainya,” jelasnya.
Hendri menyebutkan bahwa sebagian besar pelaku kejahatan yang diamankan merupakan warga Samarinda. Namun tidak menutup kemungkinan ada pelaku yang berasal dari luar daerah seperti Balikpapan atau Bontang.
Imbauan Polresta: Tingkatkan Kewaspadaan dan Pencegahan
Polresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan upaya pencegahan guna mengurangi peluang terjadinya kejahatan. “Upaya pencegahan untuk menjaga keamanan, baik itu keamanan diri kita ataupun rumah kita pada saat kita tinggal harus lebih dikedepankan,” pesan Hendri.
Dalam waktu dekat, Polresta Samarinda akan menggelar rilis resmi secara keseluruhan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memaparkan detail kasus-kasus yang telah berhasil diungkap. (cc)










