Delapan Tahun Berdiri Sumbang PAD Kukar Rp287 Miliar, Bupati Ingin MGRM Perluas Bisnis Non-PI

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:40 WITA
Bagikan:
Foto : Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Direktur Utama MGRM Efri Novianto pada perayaan 8 tahun MGRM Perseroda.

Kutai Kartanegara, Sketsa.id – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) Perseroda mencatatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sekitar Rp287 miliar sejak perusahaan berdiri.

Memasuki usia ke-8 tahun, perusahaan daerah ini memproyeksikan penerimaan participating interest (PI) kembali mencapai ratusan miliar rupiah pada 2028.

Dikatakan Direktur Utama MGRM Perseroda Efri Novianto, perusahaan masih memiliki peluang meningkatkan pendapatan melalui pengelolaan PI di Blok Mahakam dan Blok Sanga-Sanga. Kedua wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam proyeksi penerimaan perusahaan pada dua tahun mendatang.

“Kalau ditambah Rp24 miliar, hampir Rp300 miliar kontribusi PAD yang sudah kami berikan sejak berdiri,” ungkapnya saat peringatan Sewindu MGRM di Kantor Graha MGRM, Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Senin (26/10/2026).

Untuk 2027, MGRM memperkirakan kontribusi sekitar Rp24 miliar. Sementara itu, pada 2028, perusahaan memproyeksikan peningkatan penerimaan PI seiring perkembangan kondisi sektor migas.

Efri menyebut pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah turut memengaruhi prospek pendapatan tersebut. Meski begitu, besaran penerimaan tetap bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi dan perhitungan pengelolaan PI.

“Pada 2028 kita akan merasakan PI yang ratusan miliar kembali,” terangnya.

Proyeksi itu menjadi salah satu peluang bagi MGRM untuk memperkuat kontribusi keuangan daerah. Namun, peningkatan penerimaan juga perlu diikuti pengembangan usaha agar perusahaan memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam.

Memasuki usia delapan tahun, Efri berharap MGRM terus memperbaiki kinerja dan memperkuat perannya sebagai perusahaan daerah. Ia mengibaratkan perjalanan perusahaan saat ini mulai memasuki tahap berlari setelah melewati fase belajar dan bertumbuh.

Hadir dalam perayaan sewindu MGRM, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berharap MGRM tidak hanya mengandalkan pengelolaan PI migas. Menurutnya, perusahaan perlu mengembangkan sektor bisnis non-PI untuk memperbesar pendapatan yang dapat disetorkan kepada pemerintah daerah.

Kendati demikian, Aulia menilai kontribusi MGRM selama ini sudah cukup signifikan bagi PAD Kukar. Pengembangan usaha baru diharapkan menjadi langkah lanjutan agar kinerja perusahaan terus meningkat.

“Kita berharap ke depan MGRM mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI, sehingga pendapatan atau penghasilan yang dikontribusikan sebagai PAD bisa lebih meningkat lagi,” jelasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Unmul Jadi Satu-satunya Kampus di Kalimantan Pelaksana TUNAS 2026