Anggaran Dipangkas, RT-Ku Terbaik Tenggarong Tetap Berbasis Kebutuhan Warga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:10 WITA
Bagikan:
Foto : Plt Camat Tenggarong Isnaniah saat menyampaikan program RT-Ku Terbaik di Kelurahan Melayu, Rabu (7/10/2026).

Kutai Kartanegara, Sketsa.id –

Program RT-Ku Terbaik di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada tahun 2026 tetap akan diarahkan berdasarkan kebutuhan warga di masing-masing RT, walau anggarannya turun dari Rp100 juta menjadi Rp50 juta.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar pun tidak menentukan program secara sepihak. Melainkan, memberikan ruang kepada warga untuk dapat mengusulkan kegiatan sesuai kondisi lingkungan.

Menurut Plt Camat Tenggarong Isnaniah, kebutuhan yang diusulkan warga nantinya akan dibahas dalam pertemuan di tingkat RT. Proses ini juga akan didampingi Pendekar Kecamatan, Pendekar Kelurahan hingga Pendekar RT agar program yang dipilih sesuai dengan ketentuan penggunaan dana.

“Ketika ada rapat di RT yang mengawal itu para pendekar, nanti akan dikumpulkan semua warga. Kebutuhan warga itu apa saja, dengan mengikuti petunjuk teknis yang ada di juknis,” ungkapnya di Kelurahan Melayu, Rabu sore (7/10/2026).

Dalam pembahasan tersebut, warga akan menyampaikan berbagai kebutuhan yang dianggap paling penting di lingkungannya. Usulan kemudian disesuaikan dengan petunjuk teknis agar kegiatan yang dipilih tidak keluar dari ketentuan program.

Isnaniah mengatakan, mekanisme tersebut diharapkan membuat pelaksanaan RT-Ku Terbaik benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab, kondisi dan persoalan yang dihadapi setiap RT tidak selalu sama.

Untuk pelaksanaan tahun ini, ia mengatakan pihak kecamatan masih menunggu proses administrasi anggaran. Ia berharap Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dapat segera diterbitkan sehingga program RT-Ku Terbaik bisa mulai berjalan.

“Bismillah, insyaallah di bulan Oktober ini mudah-mudahan DPA bisa keluar, karena masuk alokasinya di kecamatan,” katanya.

Setelah DPA tersedia, Kecamatan Tenggarong akan menindaklanjuti proses pelaksanaan program. Pemerintah kecamatan juga akan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Pada kesempatan itu, ia membeberkan bahwa salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam program RT-Ku Terbaik adalah gotong royong. Kegiatan ini dinilai berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan RT.

“Gotong royong, alokasinya paling menonjol karena memang program itu yang nanti akan bersentuhan dengan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, kebutuhan penanganan bencana di lingkungan RT juga menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyusunan kegiatan. Hal ini disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Termasuk kalau ada bencana, itu juga nanti bisa kita lihat kebutuhannya seperti apa. Karena masing-masing RT kan kebutuhannya tidak sama,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah