Samarinda, Sketsa.id – Ruang tunggu lama di Pelabuhan Penumpang Samarinda mendadak ramai oleh canda tawa anak-anak. Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda mengubahnya menjadi taman belajar dalam program “Polisi Sahabat Anak”.
Sejak pukul 09.00 WITA, puluhan anak dari buruh bongkar muat dan pedagang diajak bermain sambil belajar. Personel polisi dengan pendekatan humanis terlibat langsung dalam permainan edukatif dan pengajaran nilai-nilai seperti disiplin, kebersamaan, dan saling menghargai.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sahabat dan pelindung. Melalui kegiatan ini, nilai positif ditanamkan sejak dini agar mereka tumbuh jadi generasi sehat, cerdas, dan berakhlak,” ujar Kapolsek KP Samarinda Kompol Yusuf.
Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus upaya menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan pelabuhan dan membangun rasa aman serta kepercayaan warga terhadap polisi.
Aipda Solik, petugas Polmas yang mendampingi, terlihat aktif berinteraksi.
“Mereka antusias. Ruang yang biasanya kosong jadi penuh warna dan tawa,” katanya.Program serupa diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat hubungan emosional polisi dengan masyarakat, terutama anak-anak di kawasan strategis seperti pelabuhan. (*)









