Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Bupati Aulia Rahman Basri memiliki keinginan besar agar kelompok lanjut usia (lansia) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap produktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.
Perhatian terhadap lansia ini menjadi salah satu sasaran dalam program dedikasi Kukar Idaman Terbaik selama lima tahun periode kepemimpinan Aulia Rahman Basri bersama Rendi Solihin.
Aulia mengatakan, pembangunan Kukar tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi dan peningkatan kualitas generasi muda, tetapi juga memperhatikan kebutuhan kelompok lansia agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan baik.
“Jadi, kita berharap lansia-lansia kita ini menjadi lansia-lansia yang produktif,” ungkapnya di Samarinda, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Aulia, usia tidak semestinya menjadi satu-satunya ukuran dalam melihat kualitas hidup seseorang. Ia mengutip ungkapan bahwa umur merupakan persoalan angka, sedangkan hidup berkaitan dengan rasa.
“Umur itu masalah angka, hidup itu masalah rasa,” katanya.
Perhatian terhadap lansia tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembangunan yang ingin diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui visi Kukar Idaman Terbaik.
Dijelaskan Bupati Aulia, Kukar Idaman Terbaik merupakan singkatan dari Kutai Kartanegara Inovatif, Berdaya Saing, Mandiri, Terbukti Berprestasi, dan Kerja Nyata.
Visi ini diarahkan untuk membangun fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam implementasinya, Pemkab Kukar pun menyiapkan 17 program dedikasi sebagai program kunci untuk mewujudkan visi tersebut.
Aulia juga menegaskan, pembangunan Kukar selama lima tahun ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dirintis para bupati sebelumnya. Pemkab Kukar diperiode Aulia-Rendi berupaya memperkuat fondasi tersebut melalui berbagai program dedikasi yang telah disiapkan, terutama kepada para lansia.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kukar Idaman Terbaik diarahkan untuk mengalihkan kekuatan ekonomi daerah dari sektor ekstraktif menuju sektor non-ekstraktif, terutama pertanian, pariwisata, dan industri hijau yang berkelanjutan.
“Selama 5 tahun periode kepemimpinan kami, tugas kami adalah bagaimana membangun fondasi-fondasi kekuatan ekonomi Kukar dan apa yang kami lakukan itu adalah meneruskan apa yang sudah dirintis oleh bupati-bupati sebelum kami,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)










