DPMD Kukar Minta Perangkat Desa Gencarkan Imbauan Cegah Kebakaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:16 WITA
Bagikan:
Foto : Kepala DPMD Kukar Arianto meminta perangkat desa gencarkan imbauan cegah kebakaran.

Loa Kulu, Sketsa.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta seluruh kepala desa, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar dapat menggencarkan imbauan kepada warga untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran permukiman di tengah kondisi kekeringan.

Kepala DPMD Kukar Arianto mengatakan, pemerintah desa memiliki peran penting dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan, terutama ketika kondisi cuaca kering membuat kawasan tertentu lebih rawan terbakar.

“Kami selaku Dinas DPMD, yang tentu sebagai pembina, fasilitator dari pemerintah desa ini berharap kepada teman-teman kepala desa dan jajaran, BPD, dan seluruh anggota ini lebih peduli dan aktif untuk bisa mengamankan lingkungan masing-masing,” ungkapnya di Loa Kulu, Selasa (13/10/2026).

Kepala desa bersama BPD dan perangkat desa tegas Arianto, perlu mengingatkan masyarakatnya agar menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Upaya pencegahan ini penting dilakukan untuk menghindari kejadian yang dapat mengancam keselamatan warga maupun merusak lingkungan.

Arianto menegaskan, kondisi kekeringan membuat lingkungan lebih sensitif terhadap kebakaran. Karena itu, kewaspadaan tidak hanya diperlukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga kebakaran di kawasan permukiman.

“Harapan kami kepala desa, BPD, perangkat desa ini selalu mengimbau masyarakatnya untuk menjaga agar bagaimana lingkungan ini bisa lebih baik. Artinya tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran hutan, kebakaran permukiman,” tuturnya.

Dijelaskan Arianto, sebenarnya penanganan karhutla merupakan tanggung jawab lintas sektor dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) sebagai sektor utama. Dinas Kesehatan juga memiliki peran dalam menangani dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam pembagian peran tersebut, DPMD berfokus pada pembinaan dan fasilitasi pemerintah desa agar upaya pencegahan dapat dilakukan hingga tingkat masyarakat. Keterlibatan pemerintah desa diharapkan memperkuat kewaspadaan lingkungan sebelum kebakaran terjadi.

“Semua pihak harus saling berkolaborasi agar daerah kita tetap aman selama kekeringan melanda ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berharap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kukar tidak terus bertambah. Pemerintah daerah juga berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Kita pastikan karhutla tidak bertambah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Kukar. Jadi kita harap karhutla ini bisa cepat hilang di Kukar dan kabut asap bisa segera hilang, dan kita bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah