Aulia Larang Kegiatan RT-Ku Terbaik Dibuat Asal-asalan Demi Kejar Anggaran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:27 WITA
Bagikan:
Foto : Bupati Aulia: money follow program. Kegiatan RT-Ku Terbaik tak boleh asal-asalan demi anggaran.

Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan, pelaksanaan program RT-Ku Terbaik tidak boleh sekadar mengejar realisasi anggaran hingga memunculkan kegiatan yang tidak tepat sasaran di tingkat rukun tetangga (RT).

Pemkab Kukar kata dia, lebih mengutamakan program dan target yang hendak dicapai sebelum menentukan pembiayaannya. Prinsip tersebut pun diterapkan agar penggunaan anggaran tetap memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat.

“Money follow program. Artinya kita mengedepankan programnya dulu, baru uangnya menyesuaikan,” ungkapnya di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, pembiayaan RT-Ku Terbaik akan disesuaikan dengan target capaian program hingga akhir tahun. Langkah ini dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat dan tidak hanya berorientasi pada tingginya serapan.

Aulia bahkan mengingatkan agar perangkat pelaksana tidak membuat kegiatan secara sembarangan hanya karena ingin mengejar realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

“Saya tidak ingin, karena kita ingin mengejar realisasi anggaran, kita bikin sembarang-sembarang saja kegiatan di lapangan,” tegasnya.

Ia mengatakan pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar agar tidak menyisakan terlalu banyak sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA).

Namun lanjut dia, pengurangan SILPA tetap harus dilakukan melalui program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, RT-Ku Terbaik saat ini masih menggunakan patokan anggaran Rp100 juta per RT. Aulia memastikan dana untuk program ini telah tersedia, sementara pembiayaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan target sampai akhir tahun.

Salah satu prioritas yang akan didorong melalui program tersebut adalah penyediaan layanan internet di seluruh desa di Kabupaten Kukar. Selain itu, kegiatan rutin di tingkat RT seperti gotong royong dan musyawarah RT tetap menjadi bagian dari pelaksanaan program.

Pemkab Kukar juga memastikan kebutuhan insentif bagi para pengurus RT tersedia hingga akhir tahun.

“Pembiayaan mau kita pastikan tersedia sampai akhir tahun ini. Selain kegiatan rutin seperti gotong-royong, musyawarah RT dan lain sebagainya itu agar bisa terlaksana. Nah insentif teman-teman RT itu juga akan kami pastikan tersedia dengan baik sampai akhir tahun nantinya,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah