Samarinda, Sketsa.id – Ratusan suporter memadati Hotel Claro(ex hotel Atlet) Samarinda untuk nonton bareng pertandingan Borneo FC melawan Persijap Jepara, Minggu (17/5/2026) malam. Acara yang digagas capo Pusamania Borneo FC, Rio, ini berlangsung meriah karena kehadiran Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud beserta istri yang ikut membaur dengan masyarakat.
Rio menjelaskan bahwa nobar ini terbuka untuk umum dan tidak mengandung unsur politik. Siapa pun yang bangga dengan tim kebanggaan Samarinda dipersilakan hadir. “Politik atau kepolisian atau bahkan pedagang yang ikut nobar pun tidak apa-apa. Yang penting bangga sama Borneo,” ujarnya.
Lokasi nobar dipilih di hotel milik Pemprov Kaltim karena kapasitasnya luas dan bersifat indoor, mengantisipasi cuaca yang tidak menentu. Persiapan sudah dilakukan selama sepekan. “Saya lihat hotel ini memiliki videotron yang sangat mendukung, kami tidak perlu pakai proyektor lagi,” kata Rio.
Target massa mencapai 600 hingga 700 orang. Sayangnya, pertandingan yang ditunggu-tunggu berakhir tanpa gol. Borneo FC dan Persijap Jepara harus puas dengan skor 0-0.
Meski demikian, Rio tetap optimis menyambut laga-laga ke depan. Ia mengajak masyarakat Samarinda dan Kaltim untuk datang langsung ke stadion, bukan hanya mendukung lewat media sosial. “Ayo ramaikan stadion, beli tiket resmi. Jangan beli di calo, takut kejadian seperti kasus tiket palsu kemarin,” pesannya.

Kehadiran Gubernur Rudy Mas’ud dan istri di lokasi nobar turut menyemarakkan acara. Mereka terlihat akrab menyapa para suporter dan menikmati pertandingan bersama masyarakat. Hingga di akhir acara, Gubernur nampak menyumbangkan suaranya untuk menghibur para peserta nobar.









