Manajemen AWS Akui Kelemahan SDM dan Pelayanan, Tim Hukum TRC PPA Kaltim: Kami Akan Hubungi Keluarga

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:59 WITA
Bagikan:
Foto: Tim TRC PPA Kaltim. (Sketsa.id

Samarinda, Sketsa.id – Tim hukum dari TRC PPA Kaltim yang mendampingi keluarga balita bernama Syahdu mengungkapkan sejumlah temuan penting setelah menghadiri undangan manajemen Awal Masyarani (AWS) terkait hasil audit internal rumah sakit. Audi tersebut menyoroti kasus perawatan balita yang mengalami masalah medis diduga akibat kelalaian prosedural.

Pengacara Sudirman menyampaikan bahwa secara prinsip, hasil audit mengakui adanya beberapa kelemahan yang harus menjadi perhatian utama manajemen. Mulai dari aspek pelayanan hingga sumber daya manusia yang bertugas.

“Baik dari pihak keluarga maupun pihak rumah sakit sama-sama mengakui telah terjadi miskomunikasi saat perawatan anak. Pihak AWS juga mengakui adanya kelemahan-kelemahan, terutama dalam hal prosedural,” ujar Sudirman kepada awak media, pada Senin sore (12/5/2026).

Meski demikian, Sudirman menegaskan bahwa semua pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat untuk mengutamakan kesembuhan dan kesehatan balita bernama Syahdu. Manajemen AWS berkomitmen untuk terus memonitor kondisi anak tersebut secara berkala.

“Kita sama-sama punya satu tujuan terkait kesembuhan dan totalitas kesehatan Syahdu. Pihak rumah sakit akan mengoptimalkan SDM maupun prosedural yang berlaku dalam proses penerimaan dan penanganan pasien ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, tim hukum mengaku belum menyampaikan hasil audit ini kepada ibu Syahdu. Komunikasi akan segera dilakukan setelah pertemuan selesai.

“Nanti kami akan hubungi ibunya untuk menyampaikan semua terkait hasil audit. Kami mewakili ibu Ananda Syahdu yang diundang untuk mendengarkan langsung penyampaian dari pihak manajemen AWS,” jelas Sudirman.

Hingga berita ini diturunkan, tim hukum masih menunggu arah lebih lanjut dari keluarga sebelum mengambil langkah hukum berikutnya. (cc)

Bagikan:

Ketua IKAT Kaltim Imbau Warga Toraja Jaga Kondusivitas Daerah: Dukung Pemerintah yang Sah