Samarinda, Sketsa.id – WaliKota Samarinda, Andi Harun berkomitmen untuk menyempurnakan penataan Taman Balai Kota demi menghadirkan ruang publik yang nyaman dan representatif bagi masyarakat.
Dalam tinjauan yang dilakukannya beberapa waktu lau, Andi Harun menemukan sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi, terutama terkait jenis tanaman dan estetika kawasan.
Dirinya pun langsung menugaskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda untuk segera menyusun konsep penataan yang lebih matang.
“Saya sudah menugaskan DLH untuk menyempurnakan, terutama terkait jenis tanaman. Saya beri waktu sampai Senin untuk menyampaikan konsep penataannya,” Ungkap Andi Harun kepada awak media. Kamis (9/4/2026).
Lebih lanjut, Andi Harun menyebutkan penataan taman ke depan akan mencakup pemilihan tanaman hias, tanaman peneduh, hingga pengaturan vegetasi sebagai pembatas alami di beberapa area.
Selain itu, Pemkot juga berencana menghadirkan tanaman endemik Kalimantan Timur sebagai sarana edukasi bagi pengunjung dari luar daerah.
“Pinggirannya nanti akan ditata, bisa ditanami tanaman buah seperti durian dan rambutan, tapi tidak banyak. Lalu ada juga pohon endemik Kaltim seperti ulin dan bengkirai untuk edukasi tamu,” Ucap Andi Harun.
Selain aspek estetika, AH sapaan karibnya menjelaskan pihaknya juga akan mengoptimalkan fungsi lahan di bagian bawah taman sebagai area resapan air guna mengurangi limpasan saat hujan.
Dari sisi infrastruktur, penambahan turap atau dinding penahan tanah di beberapa titik dinilai penting untuk mencegah pergerakan material seperti pasir dan kerikil. Ia telah memberikan catatan teknis kepada Dinas PUPR untuk pembenahan fisik, sementara aspek estetika menjadi tanggung jawab DLH.
“Bukan longsor, tapi setiap hujan ada pasir dan kerikil yang turun. Itu perlu ditahan dengan dinding beton,” Jelas Andi Harun.
Orang nomor satu di kota Samarinda itu memastikan taman akan diresmikan setelah seluruh pembenahan rampung dan siap digunakan, dengan sebagian area tetap difungsikan untuk kegiatan internal pemerintah.
“Saya pastikan semuanya rapi dulu sebelum diresmikan. Setelah itu baru dibuka untuk umum,” Tutup Andi Harun. (Adv/Diskominfo Kota Samarinda/ap)









