Pemkot Samarinda Perbaiki Pagar dan Andesit Rusak Pasca Demo, Target Rampung 5 Hari

Rabu, 22 April 2026 - 20:13 WITA
Bagikan:
Foto: Walikota dan jajaran pemkot mengunjungi teras samarinda pada rabu (22/04/2026) sore. (doc)

Samarinda, Sketsa.id – Pemerintah Kota Samarinda memastikan kondisi fasilitas publik di kawasan Teras Samarinda tetap relatif aman pasca aksi demonstrasi 214 yang digelar Selasa (21/4/2026). Wali Kota Andi Harun menyebut kerusakan yang ditemukan tergolong ringan dan tidak signifikan.

Pernyataan itu disampaikan Andi Harun usai melakukan peninjauan langsung bersama jajaran pemerintah kota, termasuk Sekretaris Daerah dan Asisten II, Rabu (22/4/2026) sore. “Kita bersyukur karena setelah dilihat, memang ada sedikit kerusakan, tapi tidak terlalu berarti,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, kerusakan hanya terjadi pada beberapa titik kecil seperti barier jalan dan sebagian kecil pagar di area Teras Samarinda tahap dua. Selain itu, ditemukan pula beberapa lempeng batu andesit yang mengalami kerusakan ringan. “Paling hanya tiga atau empat lembar andesit yang perlu diganti. Jadi secara keseluruhan, ini tidak signifikan dan bisa diperbaiki tanpa biaya besar,” jelasnya.

Andi Harun menilai minimnya kerusakan tersebut menjadi indikator tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas publik, meskipun aksi diikuti ribuan massa. “Jarang ada aksi dengan massa besar seperti kemarin, tapi tidak menimbulkan kerusakan berarti. Artinya kesadaran masyarakat cukup tinggi,” katanya.

Pemkot Samarinda akan segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan-kerusakan kecil tersebut. Perbaikan pagar bahkan telah mulai dikerjakan, sementara perbaikan lainnya akan segera menyusul. Andi Harun memperkirakan perbaikan selesai dalam kurun waktu lima hari. Terkait anggaran, ia memperkirakan biaya perbaikan tidak akan besar. “Kalau dihitung, mungkin hanya sekitar Rp10 jutaan sudah beres semua,” sebutnya.

Andi Harun mengaku sempat memperkirakan potensi kerusakan yang lebih besar mengingat jumlah massa aksi yang cukup banyak. Namun hasil di lapangan justru di luar dugaan. “Kami sempat bersiap melihat kemungkinan kerusakan, tapi ternyata hari ini justru menjadi kejutan karena tidak ada kerusakan yang menonjol,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali fokus pada aktivitas masing-masing serta menjaga kondusivitas kota. “Kita tidak mungkin terus berpolarisasi. Ayo kembali bekerja seperti semula, jaga Samarinda bersama, pelihara fasilitas publik, dan perkuat persatuan. Siapa yang akan menjaga Samarinda kalau bukan kita sendiri,” pungkasnya. (cc)

Bagikan:

Ketua IKAT Kaltim Imbau Warga Toraja Jaga Kondusivitas Daerah: Dukung Pemerintah yang Sah