Polemik Anggaran Rp25 M, Pemprov Kaltim Beberkan Rincian 57 Paket Belanja

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:36 WITA
Bagikan:
Foto: Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum Setda Provinsi Kalimantan Timur, Astri Intan Nirwany bersama Kadiskominfo Kaltim, M.Faisal menggelar press conference terkait aset dan anggaran. (sketsa.id)

Samarinda, Sketsa.id – Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum Setda Provinsi Kalimantan Timur, Astri Intan Nirwany, memberikan klarifikasi terkait polemik anggaran rehabilitasi rumah jabatan gubernur senilai Rp25 miliar yang sempat menjadi perbincangan publik. Dalam konferensi pers di ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Selasa (5/5/2026), Astri menegaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari 57 paket belanja untuk seluruh fasilitas di bawah pengelolaan Biro Umum, bukan khusus untuk satu bangunan.

Astri menjelaskan bahwa kompleks rumah jabatan gubernur terdiri dari enam bangunan besar, termasuk rumah kediaman, ruang VIP, pendopo berkapasitas 1.000 orang, guest house dengan 10 kamar transit VIP, serta mushola. Selain itu, Biro Umum juga mengelola gedung-gedung lain seperti ruang pertemuan, Islamic Center, dan rumah jabatan wakil gubernur serta sekretaris daerah.

Anggaran Rp25 miliar itu untuk 57 paket belanja yang mencakup rehabilitasi dan pemeliharaan seluruh gedung tersebut. Khusus untuk rumah jabatan gubernur, anggarannya hanya sekitar Rp3 miliar,” ujarnya.

Ia juga membeberkan bahwa keputusan menganggarkan rehabilitasi di tahun 2025 didasari temuan kerusakan parah saat investigasi tahun 2024, seperti instalasi listrik mati, pipa air tidak mengalir, pompa air keropos, hingga plafon pendopo yang bolong dan bocor.

“Kami mempersiapkan ini jauh-jauh hari sebelum siapa pun gubernur terpilih. Tugas kami adalah memastikan fasilitas pemerintahan siap pakai untuk pimpinan dan tamu VIP,” tegas Astri.

Dengan klarifikasi ini, Pemprov Kaltim berharap publik tidak salah kaprah memahami alokasi anggaran yang sebenarnya diperuntukkan bagi puluhan item pemeliharaan fasilitas pelayanan publik. (cc)

Bagikan:

Ketua IKAT Kaltim Imbau Warga Toraja Jaga Kondusivitas Daerah: Dukung Pemerintah yang Sah