Dua Rumah di Jalan Jelawat Ludes Terbakar, Pelaku Pasien RSJ yang Baru Pulang

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:18 WITA
Bagikan:
Foto : dua rumah ludes terbakar. (dok Info Taruna Samarinda)

Samarinda, Sketsa.id – Sebuah peristiwa kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Jalan Jelawat, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, pada Jumat (15/5/2026) dini hari. Tak seperti kebakaran pada umumnya, api kali ini diduga sengaja dipicu oleh pemilik rumah sendiri yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa.

Api dengan cepat membesar dan melalap dua bangunan di kawasan padat penduduk tersebut. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tidak lama kemudian, sejumlah unit pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Petugas dan warga berjibaku agar api tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi.

Diduga Bakar Kursi di Dalam Rumah

Kebakaran diduga berawal saat pemilik rumah bernama Teguh membakar sebuah kursi di dalam rumahnya. Api kemudian tak terkendali dan merambat ke seluruh bangunan hingga menghanguskan dua rumah.

Diketahui, Teguh merupakan warga yang mengalami gangguan mental karena baru saja keluar dari rumah sakit jiwa.

Seorang saksi bernama Indah menceritakan detik-detik sebelum api membesar. “Saya lihat ada kepulan asap dari rumah Teguh. Beberapa saat kemudian api sudah membesar. Warga langsung berteriak minta tolong,” ujarnya.

Sapar, anggota keluarga Teguh, mengaku tak menyangka kejadian ini akan terjadi. “Dia baru pulang dari rumah sakit beberapa hari lalu. Kami pikir keadaannya sudah membaik. Ternyata masih ada gejolak,” katanya dengan nada kecewa.

Setelah satu jam, api berhasil dipadamkan. Petugas mengerahkan lima mobil tangki dibantu para relawan dari lingkungan sekitar.

Petugas sempat mengalami kesulitan karena lokasi berada di atas bukit dan akses jalan yang sempit karena berada di dalam gang. Kondisi ini menyulitkan mobil pemadam untuk masuk ke lokasi kebakaran.

“Kami mengalami kendala di lapangan. Lokasi di atas bukit dan jalannya sempit. Tapi berkat kerja sama dengan warga, api akhirnya bisa kami jinakkan,” ujar Heri, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dua unit rumah hangus terbakar bersama sebagian besar isinya.

Usai api padam, polisi mengamankan Teguh. Pria tersebut nyaris diamuk warga yang marah atas tindakannya yang menyebabkan dua rumah terbakar. Namun petugas berhasil mengamankan Teguh ke Mapolsek Samarinda Ilir untuk proses lebih lanjut.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait kondisi kejiwaan Teguh dan motif di balik aksi nekatnya tersebut. Teguh saat ini menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi. (*)

Bagikan:

Ketua IKAT Kaltim Imbau Warga Toraja Jaga Kondusivitas Daerah: Dukung Pemerintah yang Sah