Tenggarong, Sketsa.id – Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa Kredit Kukar Idaman Terbaik memiliki perbedaan mendasar dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR), meski sama-sama menyasar masyarakat yang membutuhkan akses permodalan.
Ia pun membeberkan perbedaan utama yang terletak pada bunga pinjaman. Dalam program Kredit Kukar Idaman Terbaik, bunga pinjaman sebesar 0 persen karena akan disubsidi oleh Pemkab Kukar.
“Perbedaan fundamental antara Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan KUR yakni, bunga di Kukar Idaman Terbaik itu 0 persen. Di mana bunga ini akan dibayarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kukar,” ungkapnya di Stadion Rondong Demang, Jumat (25/9/2026).
baca juga : Bahasa Kutai Mulai Digenjot di SD dan SMP Kukar Tahun Ini
Dengan skema tersebut, penerima Kredit Kukar Idaman Terbaik hanya mengembalikan pokok pinjaman yang diterima. Sementara beban bunga menjadi tanggungan pemerintah daerah.
Aulia menjelaskan, skema tersebut berbeda dengan KUR yang masih menerapkan bunga bagi penerima kredit. Ia menyebut bunga KUR berada di kisaran 6 sampai 7 persen.
“Jadi yang dibayar itu cukuplah pokoknya saja. Kalau KUR masih ada bunga sekitar 6 sampai 7 persen, akan tetapi di program Kredit Kukar Idaman Terbaik nantinya kita akan mensubsidi bunga yang kita berikan,” ujarnya.
Kredit Kukar Idaman Terbaik menjadi salah satu dari 17 program dedikasi dalam visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik 2025-2030. Aulia memastikan Kredit Kukar Idaman Terbaik ditargetkan segera disalurkan. Ia menyebut proses konsultasi dan administrasi program telah selesai.
Berdasarkan konfirmasi dengan pihak Bank Kaltimtara, program tersebut ditargetkan diluncurkan dan mulai disalurkan kepada petani, peternak, nelayan dan pelaku UMKM pada Oktober 2026.
“Insyaallah bulan depan, sudah dikonfirmasi oleh Kepala Cabang Tenggarong, Kredit Kukar Idaman Terbaik akan segera kita salurkan dan kita launching untuk seluruh petani, peternak, nelayan dan UMKM yang ada di Kabupaten Kukar,”. jelasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)










