Tenggatong, Sketsa.id – Persiapan pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kutai Kartanegara (Kukar) baru mencapai sekitar 80 persen. Sementara itu, pendaftaran peserta belum dibuka karena panitia masih mematangkan sejumlah persiapan penyelenggaraan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, persiapan secara konsepsional telah melampaui 80 persen. Kendati begitu, panitia masih perlu menyesuaikan sejumlah rencana teknis sebelum mempresentasikan kesiapan penyelenggaraan kepada panitia provinsi.
“Kalau persiapan secara konsepsional, saya kira sudah di atas 80 persen. Tinggal nanti kita kembali mempresentasikan ke panitia provinsi,” ungkapnya di Sekretariat LPTQ Kukar, Jalan Jelawat, Tenggarong, Kamis (15/10/2026).
Salah satu hal yang masih dimatangkan beber Sunggono, adalah penentuan peserta yang akan mewakili Kukar. Ia memastikan bahwa kontingen Kukar akan mengikuti seluruh cabang lomba, tetapi jumlah peserta yang diberangkatkan masih dalam penghitungan.
“Jumlahnya nanti masih berubah-ubah terus karena kita masih menghitung beberapa alternatif peserta yang akan diikutsertakan atau tidak,” bebernya.
Terkait pendaftaran, Sunggono menegaskan prosesnya hingga sekarang belum dibuka. Nantinya, pendaftaran dilakukan secara daring, sedangkan daftar ulang peserta dilaksanakan secara langsung
“Daftar ulangnya aja secara langsung,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menuturkan bahwa rapat koordinasi ini juga akan menyesuaikan sejumlah lokasi kegiatan. Salah satunya soal rencana pelaksanaan bazar UMKM yang semula ditempatkan di samping Kantor Bupati Kukar, kini dipertimbangkan untuk dipusatkan di Arbizz Space.
Pertimbangan tersebut muncul karena Arbizz Space juga menjadi tempat aktivitas pelaku UMKM yang baru buka. Pemusatan kegiatan di lokasi ini diharapkan dapat menyelaraskan pelaksanaan bazar dengan pemanfaatan ruang usaha yang telah tersedia.
Sunggono juga membeberkan bahwa panitia juga mengevaluasi rencana penggunaan Gedung BPKAD Kukar sebagai salah satu lokasi lomba. Gedung tersebut berpotensi digunakan untuk kegiatan tim BPK RI pada Desember 2026 sehingga diperlukan penyesuaian.
“Kita menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada agar pada saat pelaksanaan nanti betul-betul sesuai dengan harapan kita semua,” tuturnya.
Untuk kebutuhan akomodasi, panitia telah mengidentifikasi sejumlah hotel, guest house, dan penginapan di Tenggarong serta wilayah sekitarnya.
Sunggono memperkirakan hampir 1.200 orang akan datang ke Kukar selama pelaksanaan MTQH tingkat provinsi tersebut. Jumlah itu masih berupa estimasi sementara yang menjadi acuan untuk mempersiapkan kebutuhan pendukung kegiatan.
Sebelum pelaksanaan, Pemkab Kukar juga akan menyampaikan perkembangan persiapan secara resmi kepada Bupati Kukar bersama seluruh unsur panitia. Setelah itu, kesiapan penyelenggaraan akan dipresentasikan kepada panitia provinsi.
“Nanti akan kita presentasikan ke panitia provinsi. Sebelumnya akan lapor ke Bupati dulu, meskipun saya sudah lapor terus ke beliau, progres dari kegiatan ini, tapi secara resmi belum bersama semua unsur panitia yang lain,” tandasnya.(Adv/Diskominfo Kukar/cc)










