Kukar Bidik Program Kerja Luar Negeri Gratis, 305 Alumni Pelatihan Jadi Sasaran Awal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:19 WITA
Bagikan:
Foto : Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza.

Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini membidik program penempatan tenaga kerja ke luar negeri yang disiapkan pemerintah pusat.

Program ini menjadi peluang bagi masyarakat, khususnya alumni pelatihan kompetensi yang telah dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahrizah, mengatakan bahwa pihaknya baru mengikuti pertemuan daring yang membahas program tersebut. Pemerintah Daerah Kukar selanjutnya akan menjajaki minat para alumni pelatihan untuk mengetahui peluang mereka mengikuti program kerja ke luar negeri.

Menurut Dendy, penjajakan awal dilakukan dengan mengidentifikasi peserta pelatihan yang memiliki ketertarikan untuk bekerja di luar negeri. Mereka akan dihimpun dan dimintai keterangan mengenai minat serta rencana pekerjaan yang ingin dijalani.

“Misalnya, saat ini di tahun 2026 ada 305 orang yang sudah kita latih melalui APBD. Itu akan kita panggil dan kita gali lebih dalam peminatannya melalui zoom meeting,” ungkapnya di Tenggarong, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, program pemerintah pusat ini berpotensi memberikan kemudahan bagi calon pekerja yang memenuhi persyaratan. Fasilitasi yang disiapkan Kementerian Ketenagakerjaan mencakup pelatihan, keberangkatan, hingga pengurusan perizinan yang diperlukan untuk bekerja di luar negeri.

Dengan adanya program tersebut, alumni pelatihan kompetensi di Kukar tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga berpeluang mengakses pasar kerja internasional. Namun, kesempatan itu tetap bergantung pada minat peserta serta hasil seleksi yang akan dilaksanakan oleh pihak terkait.

Dendy menegaskan, calon peserta nantinya harus melewati proses seleksi dulu, yang melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan dan dapat melibatkan dinas tenaga kerja di tingkat kabupaten/kota. Karena itu, keikutsertaan dalam pelatihan sebelumnya tidak secara otomatis menjamin seseorang dapat diberangkatkan untuk bekerja ke luar negeri.

Terkait mekanisme pendaftaran, Dendy menyebut calon peserta kemungkinan akan diarahkan melalui aplikasi Siap Kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Meski begitu, informasi mengenai persyaratan dan tahapan pendaftaran masih menunggu petunjuk lebih lanjut.

Distransnaker Kukar akan menyampaikan perkembangan program tersebut melalui media sosial resmi agar masyarakat Kukar memperoleh informasi mengenai kesempatan yang tersedia.

“Program seperti ini akan menjadi fokus kami untuk terlibat dan mengejar program tersebut. Kan gratis,” tegasnya.

Distransnaker Kukar berupaya memanfaatkan peluang dari pemerintah pusat untuk dapat memperluas akses kerja bagi masyarakat, terutama mereka yang telah mengikuti pelatihan kompetensi.

“Kita berharap program ini dimanfaatkan oleh alumni pelatihan yang minat mengembangkan karier di luar negeri,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah