Pertamina Latih Pemuda Gang Manggis Jadi Barista, Buka Peluang Usaha Kopi di Ring 1 FT Samarinda

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:12 WITA
Bagikan:
Foto : PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal (FT) Samarinda menggelar pelatihan barista (dok humas pertamina)

Samarinda, Sketsa.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal (FT) Samarinda menggelar pelatihan barista bagi pemuda Gang Manggis, Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026) ini merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang fokus pada peningkatan keterampilan generasi muda di wilayah Ring 1 operasional perusahaan.

Pelatihan menghadirkan trainer berpengalaman yang memberikan materi dasar-dasar perkopian, teknik penyajian kopi, pelayanan pelanggan, hingga wawasan peluang usaha di industri kopi. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan kegiatan ini bertujuan menciptakan kesempatan belajar sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Program tanggung jawab sosial tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menghadirkan keterampilan yang menjadi bekal masa depan. Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang percaya diri, kompeten, dan siap memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Edi.

Pemuda Antusias, Siap Kembangkan Usaha Kopi “Sudut Lapang”

Ketua Pemuda Gang Manggis, Abdurahim, mengapresiasi pelatihan dan bantuan peralatan usaha yang diberikan. Menurutnya, sekitar 50 pemuda tergabung dalam organisasi kepemudaan setempat. Selama ini mereka telah memiliki UMKM swadaya dari dana kas pemuda. Hasilnya dikembalikan untuk mendukung koperasi dan kegiatan kemasyarakatan.

“Pelatihan ini kami usulkan agar anak muda Gang Manggis punya keterampilan untuk bekerja atau membuka usaha sendiri. Saat ini kami sudah mengelola usaha kopi ‘Sudut Lapang’ yang menjadi ruang berkegiatan dan berkarya bagi generasi muda,” jelas Abdurahim.

Ia berharap sinergi dengan Pertamina terus berlanjut sehingga pemuda memiliki ruang berkembang dan berwirausaha. Ke depan, kelompoknya juga ingin menghadirkan produk pendukung seperti aneka kue untuk menambah nilai ekonomi.

Pelatihan ini mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan, ketua RT setempat, serta berbagai pihak yang berkolaborasi dalam pengembangan kapasitas pemuda di wilayah Ring 1 FT Samarinda. (*)

Bagikan:

DRUPADI Baladika Kaltim Gelar Aksi Damai Bagi Bunga Mawar di Tengah Gelombang Demo