Prabowo: Tak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar, Mereka yang Tolak MBG Harus Datang ke Lapangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:38 WITA
Bagikan:
Foto : ilustrasi dapur MBG (ist)

Gorontalo, Sketsa.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pihak-pihak yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah. Ia menantang para penolak program tersebut untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat yang menjadi sasaran. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026), di tengah antusiasme peserta yang membentangkan spanduk bertuliskan “Lanjutkan MBG”.

“Ada juga yang enggak setuju MBG. Harusnya mereka yang enggak setuju MBG datang ke sini ya,” ujar Prabowo di hadapan para hadirin. Ia menyindir kelompok intelektual yang disebutnya menganggap ada persoalan lebih genting daripada kelaparan.

Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan, ada lebih genting dari perut lapar. Saya kira enggak ada yang lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar itu, kalau enggak segera diisi, ya dia mati,” tegasnya dengan nada tegas.

Momen tersebut terjadi saat Prabowo menyampaikan pidato di hadapan ribuan petani dan nelayan yang hadir dalam Penas XVII. Beberapa peserta terlihat membentangkan spanduk dukungan untuk program MBG, yang membuat Presiden sempat meminta mereka bersabar. “Sabar dulu ya, aku tuh harus aku harus selesaikan sambutan saya ini. Anak-anak itu ya, oke,” ujar Prabowo sambil tersenyum menanggapi antusiasme massa.

Program MBG yang digulirkan pemerintah pusat bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan kelaparan di kalangan anak-anak sekolah dan masyarakat rentan. Prabowo menegaskan bahwa program ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan. (*)

Bagikan:

39 Ormas dan Tokoh Adat Deklarasi Tolak Politisasi Kampus, Peringatkan Ancaman Konflik Horizontal di Kaltim