Pro ASN Kukar Digelar 2 Hari, Pejabat Siapkan Diri Hadapi 700 Soal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:32 WITA
Bagikan:
Foto : Kepala BKPSDM Kukar, Rendra Abadi berbicara soal Pro ASN 2026.

Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melaksanakan program Pro ASN selama dua hari, yakni pada 6 dan 7 Oktober 2026. Para pejabat eselon II, III dan IV diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti pelaksanaan tersebut.

Dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Rendra Abadi, bahwa Pro ASN ini merupakan salah satu tahapan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para pejabat di lingkungan Pemkab Kukar.

“Jadi terkait dengan Pro ASN itu adalah kita memanggil para pejabat eselon IV, eselon III bahkan eselon II, apalagi yang baru dilantik kemarin untuk meningkatkan kompetensi,” ungkapnya di Pendopo Odah Etam, Kamis (1/10/2026).

Pelaksanaan Pro ASN tahun ini berlangsung dua hari. Pesertanya adalah pejabat yang telah dipanggil BKPSDM.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung di laboratorium milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Tenggarong Seberang.

Rendra menyebut, dirinya sebagai Kepala BKPSDM juga akan menjadi salah satu peserta dalam pelaksanaan Pro ASN tersebut. Karena itu, para pejabat yang menjadi peserta diminta dapat mempersiapkan diri sebelum mengikuti rangkaian kegiatan.

“Memang kami panggil. Tentunya kami harap kepada seluruh ASN, khususnya para pejabat eselon IV, III dan II agar mempersiapkan diri untuk mengikuti Pro ASN ini,” bebernya.

Selain menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi, Pro ASN juga diarahkan untuk memperkuat potensi para pejabat serta dapat mendukung penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Kukar.

Sekretaris BKPSDM Kukar Mopfiyanto Ramadhan mengatakan, peserta Pro ASN tidak hanya berasal dari pejabat yang baru dilantik. Pejabat yang belum pernah mengikuti Pro ASN juga menjadi bagian dari peserta yang dipanggil.

“Ini untuk meningkatkan kompetensi dan potensi yang dimiliki para pejabat, baik yang baru dilantik maupun yang belum pernah melaksanakan Pro ASN,” jelasnya.

Menariknya, pelaksanaan Pro ASN tahun ini juga berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari jumlah soal yang harus dikerjakan oleh para peserta.

Rendra menambahkan bahwa jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah soal yang diberikan berada di kisaran 400 soal, maka tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 700 soal.

“Biasanya untuk soal ini saja, tahun-tahun sebelumnya itu sekitar 400 soal. Nah, untuk tahun ini sekitar 700 soal untuk peningkatan kompetensi ini. Jadi kita harap teman-teman dapat bersiap,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah