Ricuh di Depan Kantor Gubernur Kaltim, Massa Lempar Batu, Aparat Tembak Water Cannon

Selasa, 21 April 2026 - 16:22 WITA
Bagikan:
Foto: massa dipukul mundur ke jalan RE Martadinata dan sempat ricuh kembali di depan Kantor BI Kaltim. (Sketsa.id)

Samarinda, Sketsa.id – Aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur berakhir ricuh menjelang Magrib, pada Selasa (21/4/2026). Massa yang sudah sejak siang bertahan akhirnya kehilangan kesabaran. Mereka melempari area kantor dengan botol, batu, dan pecahan kaca. Aparat membalas dengan water cannon dan mendorong massa ke dua arah berlawanan.

Kericuhan pecah sekitar pukul 18.00 Wita. Sebenarnya, massa sempat menunggu perwakilan mereka diterima untuk berdialog. Tapi hingga batas waktu penyampaian aspirasi usai, pertemuan tak kunjung terjadi. Bukan karena gubernur tidak mau, tapi dari pihak massa sendiri yang akhirnya memilih mundur dan enggan melanjutkan negosiasi. Alhasil, situasi berubah memanas.

Massa yang kecewa mulai merangsek mendekati pagar kantor yang telah dipasangi kawat berduri. Lemparan botol dan batu berterbangan. Tak hanya itu, mereka juga membakar kardus dan ban bekas di lokasi. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyebut sekitar ratusan personel dikerahkan untuk membubarkan massa.

“Kami sudah mengingatkan. Karena tidak dihiraukan, petugas terpaksa melakukan penguraian secara tegas,” ujarnya.

Setelah situasi mulai kondusif, Gubernur Rudy Mas’ud keluar dari kantor sekitar pukul 20.00 Wita. Dengan pengawalan ketat, ia berjalan cepat menuju rumah jabatan tanpa memberi pernyataan kepada awak media.

Seperti yang diketahui, Aksi yang digagas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim ini membawa tiga tuntutan utama: audit kebijakan Pemprov, pemberantasan KKN, serta optimalisasi fungsi pengawasan DPRD.(cc)

Bagikan:

Ketua IKAT Kaltim Imbau Warga Toraja Jaga Kondusivitas Daerah: Dukung Pemerintah yang Sah