Polresta Samarinda Kerahkan 1.202 Personel untuk Operasi Ketupat Mahakam 2026, Siapkan 10 Pos Pengamanan

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:05 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Polresta Samarinda bersama instansi terkait resmi menggelar Operasi Ketupat Mahakam 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi yang berlangsung mulai 13 hingga 26 Maret 2026 ini melibatkan ribuan personel gabungan yang disebar di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda .

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan bahwa operasi ini akan dimulai dengan apel gelar pasukan pada 12 Maret. Total personel yang dikerahkan mencapai 1.202 orang, terdiri dari 867 personel Polresta Samarinda, 100 personel Brimob Polda Kaltim, serta personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Damkar, Pertamina, PMI, dan mitra keamanan seperti Pokdar Kamtibmas serta Senkom .

“Keseluruhan kegiatan yang akan kita lakukan nanti, anggota tersebut akan melakukan kegiatan pengamanan. Kita akan siapkan sekitar 10 pos,” ujar Kombes Hendri dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Sepuluh Pos Pengamanan dan Pelayanan

Dari sepuluh pos yang disiapkan, satu di antaranya merupakan Pos Pelayanan Terpadu yang berlokasi di Taman Samarendah menghadap Jalan Awang Long. Pos ini akan beroperasi selama 24 jam dan menjadi pusat komando pengamanan, dilengkapi dengan personel dari Polri, TNI, PMI, Satpol PP, Dishub, serta instansi terkait lainnya .

Selain itu, terdapat tiga Pos Pelayanan yang ditempatkan di pintu-pintu masuk utama Kota Samarinda. Pertama, Pos Pelayanan di Pelabuhan Nusantara untuk mengawasi keluar masuknya penumpang kapal dari Makassar, Palopo, dan berbagai wilayah di Sulawesi maupun Kalimantan. Kedua, Pos Pelayanan di Bandara APT Pranoto untuk pengamanan penumpang pesawat udara. Ketiga, Pos Pelayanan di Terminal Sungai Kunjang untuk memantau kapal tujuan Kota Bangun, Melak, Mahakam Ulu, dan wilayah barat lainnya .

Empat Pos Pengamanan juga disiapkan di pusat perbelanjaan, yakni di Big Mall Samarinda, Samarinda Central Plaza (SCP), Pasar Pagi, dan Samarinda Square. Dua pos tambahan ditempatkan di terminal bus, yaitu Terminal Bus Sungai Kunjang yang melayani tujuan Balikpapan dan sekitarnya, serta Terminal Samarinda Seberang untuk tujuan Banjarmasin dan wilayah Kalimantan Selatan.

Layanan Parkir Gratis untuk Pemudik

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mudik, Polresta Samarinda juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang meninggalkan kendaraannya selama Lebaran. Layanan ini berlaku untuk kendaraan roda dua maupun roda empat .

“Kami paham kekhawatiran masyarakat saat meninggalkan kendaraan mereka. Dengan fasilitas parkir gratis ini, kami berharap pemudik bisa lebih nyaman berlebaran bersama keluarga tanpa perlu khawatir,” ujar Kombes Hendri .

Pemilik kendaraan yang ingin memanfaatkan layanan ini cukup membawa Kartu Tanda Penduduk dan surat bukti kepemilikan kendaraan. Polisi juga telah memasang CCTV di area parkir dan menerjunkan personel untuk berjaga selama 24 jam guna memastikan keamanan kendaraan yang dititipkan .

Stok BBM dan Bahan Pokok Terjamin

Di samping pengamanan arus mudik, Polresta Samarinda juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM selama periode Lebaran. Kombes Hendri menyampaikan bahwa Pertamina menjamin stok BBM, baik pertalite, solar, maupun jenis lainnya, akan tercukupi. Pasokan BBM rutin masuk setiap dua hari dari Balikpapan dan kota-kota lainnya .

Wali Kota Samarinda Andi Harun sebelumnya juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Samarinda dalam kondisi aman hingga Lebaran. Meski demikian, ia menyoroti lonjakan harga jagung yang mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 di pasaran, jauh di atas harga acuan pemerintah yang sekitar Rp6.500. Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan masih mendalami penyebab kenaikan tersebut yang diduga berkaitan dengan tingginya permintaan untuk pakan ternak .

Himbauan Terkait Kembang Api dan Takbir Keliling

Menjawab pertanyaan tentang penggunaan kembang api saat perayaan Lebaran, Kombes Hendri menyatakan bahwa kembang api masih diperbolehkan namun dengan pembatasan. Masyarakat diimbau tidak berlebihan dalam menggunakannya demi keamanan bersama.

Terkait takbir keliling, Pemkot Samarinda telah menerbitkan himbauan agar pelaksanaan takbir dilakukan secara lebih tertib, cukup di lingkungan masing-masing atau di lingkungan rumah ibadah. Warga diminta tidak melakukan pawai dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau gangguan kamtibmas .

Apel Gelar Pasukan dan Kesiapan Akhir

Foto : Apel persiapan akhir Operasi Ketupat 2026 di Mako Polresta Samarinda(ist)

Pada Kamis (12/3/2026), Polresta Samarinda bersama jajaran Forkopimda telah melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Mapolresta Samarinda. Apel dipimpin langsung oleh Kapolresta didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, menandai kesiapan penuh seluruh personel dan peralatan pengamanan .

“Pada prinsipnya, kita dari Polresta Samarinda didukung oleh seluruh instansi terkait siap mengamankan hari raya Idul Fitri di kota Samarinda. Kita berharap dapat berlangsung dengan aman, tertib, tidak ada permasalahan yang menonjol,” pungkas KombesPol Hendri. (cc)

Bagikan:

Seven Decades of Iran-US Conflict: From the 1953 CIA Coup to the 2026 Nuclear Ultimatum