Samarinda, sketsa.id – Masjid Ash-Shabirin di Samarinda Seberang kini tampil dengan wajah baru setelah Pemkot Samarinda menuntaskan proses revitalisasi.
Revitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dilakukan di tengah upaya memperkuat identitas kawasan sekaligus menjawab persoalan lingkungan.
Dari pantauan di lapangan, Masjid yang sebelumnya berwarna kuning dan hijau kini berubah menjadi abu-abu dengan desain melingkar yang futuristik.
Perubahan akhirnya tak hanya menghadirkan estetika baru, namun juga memperkuat struktur bangunan agar lebih tahan terhadap genangan air saat hujan.
“Proses pengawasan ini tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari panitia masjid yang ikut aktif berkomunikasi dan mengawal jalannya pembangunan,” Ungkap Walikota Samarinda, Andi Harun saat mengunjungi Masjid Ash-Shabirin. Kamis (26/3/2026).
Lebih lanjut, AH sapaan karibnya menyebutkan revitalisasi ini bertujuan menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat di kawasan rawan banjir.
Menurutnya, desain masjid dipilih agar memiliki karakter kuat dan menjadi ikon kawasan.
“Kita sengaja memilih desain yang unik dan khas, supaya bisa menjadi ikon baru di Samarinda, khususnya Samarinda Seberang. Syukur-syukur juga bisa menjadi landmark,” Ucap Andi Harun.
Selain itu, Andi Harun juga memastikan pihaknya akan memperhatikan sistem drainase dan elevasi bangunan guna mengurangi dampak banjir.
“Revitalisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur keagamaan,” Pungkasnya. (Adv/ Diskominfo Kota Samarinda/ap)









