Seno Aji: Pemadaman Bergilir di Kaltim Akibat Dua PLTU Rusak, Bukan Karena RKAB

Senin, 29 Juni 2026 - 05:45 WITA
Bagikan:
Foto : Wagub Kaltim Seno Aji: pemadaman bergilir akibat kerusakan PLTU Handil dan Tanjung Batu, bukan RKAB.

Samarinda, Sketsa.idWakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkapkan bahwa pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kaltim belakangan ini disebabkan oleh kerusakan dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), bukan karena berkurangnya pasokan batu bara atau kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

Seno mengatakan Pemprov Kaltim telah berkoordinasi dengan General Manager PLN untuk mengetahui penyebab pemadaman yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, selama proses perbaikan berlangsung, PLN akan menerapkan pemadaman bergilir di kabupaten dan kota di Kaltim dengan durasi sekitar tiga jam untuk menjaga pasokan listrik.

baca juga : Rudy Mas’ud Lantik 9 Kepala Dinas, Tegaskan Pejabat Baru Harus Langsung Akselerasi

Kami sudah bertemu dengan GM PLN. Memang dibutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk memperbaiki dua PLTU, yakni PLTU Handil dan PLTU Tanjung Batu,” ujar Seno, Senin (29/6/2026). “Selama sebulan ini akan bergiliran. Setiap kabupaten dan kota akan ada sekitar tiga jam pemadaman. Mudah-mudahan bulan depan sudah tidak ada lagi masalah,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dua PLTU yang mengalami kerusakan secara bersamaan menyebabkan pasokan listrik berkurang sekitar 250 megawatt (MW). Makanya, PLN harus melakukan pengurangan beban melalui pemadaman bergilir. “Yang bermasalah adalah dua PLTU ini rusak dalam waktu bersamaan. Itu mengurangi sekitar 250 MW sehingga PLN melakukan pengurangan daya secara bergilir,” ujarnya. Lebih jauh, Seno menegaskan gangguan tersebut tidak berkaitan dengan penciutan RKAB maupun pasokan batu bara untuk pembangkit listrik. “Kalau RKAB tidak. DMO tetap berjalan. Pasokan batu bara untuk PLTU masih aman,” tegasnya. (cc)

Bagikan:

Tracer Study Unmul 2026 Dibuka, Alumni Wajib Update Data dan Dukung Pencapaian IKU