Dari Masjid, Pemkab Kukar Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:39 WITA
Bagikan:
Foto : Sekda Kukar Sunggono Kasnu: Safari Subuh bangun kedekatan pemerintah dan warga.

Tenggarong, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memanfaatkan kegiatan Safari Subuh sebagai sarana untuk mendekatkan pejabat pemerintah dengan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono Kasnu, membenarkan bahwa Safari Subuh bertujuan untuk membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat melalui pertemuan langsung di lingkungan tempat ibadah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pejabat dan masyarakat. Dengan begitu, hubungan pemerintah dengan warga dapat terjalin lebih dekat.

“Tujuannya untuk mendekatkan antara pejabat dengan masyarakatnya,” ungkap Sunggono di Tenggarong, Sabtu (17/10/2026).

Selain menjadi sarana mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat, Safari Subuh juga melibatkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang memiliki perhatian terhadap penguatan fungsi masjid.

Sunggono menjelaskan, DMI berupaya agar masjid tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga berperan dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

Keberadaan masjid menurut dia, semestinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.

“Jangan sampai dalam konteks DMI itu, masjid tidak memberikan manfaat atau dampak positif kepada masyarakat sekitarnya, khususnya masyarakat yang tidak mampu,” tuturnya.

Peran sosial tersebut dinilai penting agar masjid dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kukar secara lebih luas. Selain menjalankan fungsi keagamaan, masjid juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian terhadap kondisi sosial warga di sekitarnya.

Untuk diketahui, Safari Subuh ini sudah memasuki pelaksanaan yang ke-374. Harapan Sunggono, kegiatan ini juga menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan program pemerintah daerah, termasuk program Kukar Idaman Terbaik.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Kukar dan DMI memiliki ruang untuk menyinergikan program masing-masing. Pemkab Kukar pun menjalankan berbagai program pembangunan daerah, sedangkan DMI mengupayakan pemberdayaan masyarakat melalui rumah ibadah.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat program pemerintah dan kegiatan pemberdayaan berbasis masjid saling melengkapi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Sekarang di antara kolaborasi yang bagus, yang lebih besar adalah DMI juga ada di situ. DMI dengan program-program pemberdayaan masyarakatnya melalui rumah ibadah, pemerintah dengan program-program yang ada semuanya yang lain,” jelasnya.

Sunggono juga menyampaikan bahwa Safari Subuh tetap berlanjut. Kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Loa Tebu pada Minggu (18/10/2026).

“Satu Minggu itu kita gelar sebanyak 2 kali, besok di Loa Tebu,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah