Dishub Kukar Usulkan 20 Ribu Titik Lampu Jalan Tenaga Surya ke Pemerintah Pusat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:28 WITA
Bagikan:
Foto :Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi Jelaskan usulan 20 ribu titik LPJU tenaga surya di sejumlah awak media.

Tenggarong, Sketsa.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan pembangunan lebih dari 20 ribu titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) bertenaga surya melalui anggaran pemerintah pusat.

Usulan tersebut diprioritaskan untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik maupun daerah yang belum memiliki jaringan tegangan rendah.

Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengatakan bahwa pemasangan LPJU tenaga surya menjadi salah satu upaya memenuhi kebutuhan penerangan jalan, terutama di wilayah yang belum dapat dijangkau layanan listrik secara memadai.

Menurutnya, Dishub Kukar telah melakukan pendataan kebutuhan penerangan jalan yang berpotensi diajukan kepada kementerian terkait untuk mendapatkan dukungan anggaran dari APBN.

“Kita sudah mendata kebutuhan tenaga surya itu sekitar 20 ribuan lebih titik, yang mungkin akan kita ajukan ke kementerian,” ungkapnya di Bankaltimtara Tenggarong, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, pemasangan LPJU tenaga surya menjadi alternatif bagi daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan di wilayah yang sudah memiliki jaringan tegangan tinggi, tetapi belum dilengkapi jaringan tegangan rendah atau low voltage (TR) untuk mendukung kebutuhan penerangan jalan.

Melalui usulan tersebut, Dishub Kukar berharap kebutuhan penerangan jalan di berbagai wilayah dapat dipenuhi secara bertahap, termasuk di kawasan yang selama ini masih minim fasilitas penerangan.

Di sisi lain, Pemkab Kukar tetap melanjutkan pembangunan LPJU yang telah dianggarkan melalui APBD 2026. Pada tahun ini, terdapat sekitar 1.600 titik LPJU yang dikerjakan dan tersebar di 20 kecamatan.

Ahmad Junaidi menyebutkan, pemasangan tersebut merupakan kelanjutan program yang telah direncanakan dalam APBD murni. Sementara itu, APBD Perubahan difokuskan untuk menyelesaikan kegiatan yang sudah dianggarkan sebelumnya.

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pemasangan LPJU di antaranya Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, dan Loa Kulu.

Di Kecamatan Tenggarong, pemasangan dilakukan di sejumlah ruas jalan, termasuk dari Loa Tebu menuju Desa Senoni, yang melintasi Desa Tanjung Harapan dan Desa Sanggulan.

Penerangan jalan juga dipasang di Jalan Poros Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, termasuk ruas yang berada di sekitar kawasan Brimob dan Sekolah Polisi Negara (SPN).

Selanjutnya, pemasangan penerangan jalan masih berproses di sepanjang jalur utama dari Loa Kulu menuju Loa Janan. Ruas ini menjadi perhatian karena banyak digunakan masyarakat yang melakukan perjalanan pada pagi hari, termasuk menuju bandara.

Keberadaan LPJU diharapkan tidak hanya mendukung keselamatan pengguna jalan, tetapi juga membantu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani yang berangkat sejak dini hari untuk membawa hasil panen ke pasar.

“Daerah pertanian ini biasanya masyarakat itu subuh berangkat ke pasar bawa hasil pertaniannya. Kadang jam 2, jam 3 itu sudah berangkat ke pasar. Dengan adanya penerangan, masyarakat sangat terbantu,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Kukar Akan Siapkan Pengalihan Anggaran untuk Sekolah