Ely Hartati Soroti Tatangan Ketahanan Pangan di IKN

Ibu Kota Negara
Ibu Kota Negara (Istimewa)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Samarinda, Sketsa.id – Perlu persiapan tersendiri berkaitan dengan ketersediaan dan pasokan pangan di Kalimantan Timur, apalagi dengan perpindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Hal tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid. Menurutnya sektor pertanian dan perkebunan akan menjadi salah satu sektor yang sangat dibutuhkan untuk menopang ketahanan pangan.

“Karenanya perlu persiapan ketahanan pangan sejak dini. Sebab kebutuhan pangan juga pasti akan bertambah,” ungkap Ely kepada awak media, Selasa (11/10/2022).

Ely mengatakan, sudah semestinya Pemerintah Provinsi Kaltim perlu menjawab tantangan ini, dimana lahan pertanian dapat diperluas melalui peruntukan masing-masing wilayah.

Seperti di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengingat daerah Samboja masih menjadi penopang sayur-mayur untuk Kota Balikpapan. “Daerah Samboja adalah kawasan terdekat untuk IKN. Pertanian kita juga mesti di perluas lagi,” jelasnya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu tak menyangkal jika Kaltim hingga dengan saat ini bergantung pada sumber daya alam seperti halnya pertambangan. Padahal jika lahan terus menerus digeruk dengan sendirinya akan habis, apalagi sulit untuk diperbaharui.

Dirinya mengaku masih berhadapan dengan persoalan mendasar yaiti belum ada dorongan kuat dari Pemprov Kaltim pada sektor pertanian di daerah. Salah satunya mengenai arahan lahan tidur yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat pertanian.

“Alat pendukung seperti pupuk bibit dan lain sebagainya harus dimasifkan lagi programnya untuk para petani kita di Kaltim,” katanya.

Diharapkan Ely, Pemerintah Provinsi Kaltim sudah mulai memikirkan agar mengurangi ketergantungan hanya dari sumber daya alam saja tetapi beralih kepada sektor pertanian dan perkebunan.

“Sumber daya manusia juga perlu ditingkatkan karena nantinya akan ada gagasan-gagasan yang cemerlang untuk bisa dihasilkan guna kemajuan daerah,” pungkasnya. (Jag/Adv/DPRDKaltim)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI