Gandeng Pihak Swasta Untuk Program Ketahanan Pangan, Pemkab Kukar Diapresiasi Anggota DPR RI

IMG-20210822-WA0017
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kutai Kartanegara, SKETSA.ID – Pencanangan program ketahanan pangan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), melalui budidaya komoditas jagung pipil hibrida, diapresiasi oleh anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim) Safaruddin.

Menurut Safaruddin, langkah yang ditempuh Pemkab Kukar dengan merangkul sejumlah stakeholder adalah langkah konkret untuk mewujudkan program ketahanan pangan di Kukar. Langkah itu, bahkan disebut-sebut sebagai gagasan besar untuk bertahan secara ekonomi dari hempasan pandemi Covid-19.

“Ketahanan pangan adalah solusi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kaltim, khususnya Kukar, memiliki potensi yang begitu besar. Mulai dari potensi lahan hingga sumber daya manusia (SDM). Makanya, saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Kukar dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan,” ucap Safaruddin pada Sketsa id Selasa (17/8/2021)

Safaruddin mengungkapkan bahwa berbagai tantangan muncul sebagai dampak dari pandemi. Kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran terjadi. Sehingga, solusi dari itu semua adalah mewujudkan ketahanan pangan.

“Kukar bisa menjadi contoh sekaligus pilot project dalam rangka percepatan program kemandirian dan ketahanan pangan di Kaltim. bisa menjadi contoh sekaligus pilot project dalam rangka percepatan program kemandirian dan ketahanan pangan di Kaltim mengurangi pengangguran, serta meningkatan kesejahteraan petani,” sebutnya.

Selain itu Ketua DPD PDIP Kaltim tersebut memberikan apresiasi pemilihan jagung sebagai komoditas utama. Ia sangat sependapat dengan Bupati Kukar Edi Damansyah pemilihan jagung hibrida mudah untuk ditanam dan membutuhkan waktu tidak lama untuk proses panennya.

“Investor pembelinya sudah ada, apalagi kemudahan mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan, penyuluhan serta asuransi gagal panen ditambah dengan ketersediaan pupuk dan pestisida, tentu petani tidak akan dirugikan. Selain itu juga menyesaikan kondisi tanah di Kukar,” pungkasnya.

Sebagai informasi bahwa Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan enam perusahaan budidaya dan pembelian jagung pipil kering melalui program Agro Solution. Enam perusahaan yang berkolaborasi dengan Pemkab Kukar adalah PT Indoditas Duta Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT Asuransi Central Asia (ACA), dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara).

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Add New Playlist

Add New Playlist