Program 100 Hari Kerja Pemkot Samarinda Dapat “Jempol” Dari GMP

PSX_20210612_212922
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Samarinda, sketsa.id – Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) Kota Samarinda. menggelar aksi damai untuk memberi apresiasi pada program 100 hari kerja Wali Kota Samarinda Andi Harun-Rusmadi Wongso. Di Simpang Empat Mall Lembuswana, Sabtu (12/6/2021).

Menurut Nazar, humas Aksi GMP Kota Samarinda. Sedikitnya ada 5 program prioritas yang telah dituntaskan oleh walikota samarinda, mulai dari masalah Pedagang Kaki Lima (PKL), parkir liar, hingga tata kelola ruang terbuka hijau yang saat ini tengah dalam proses perencanaan.“

Aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda karna dalam masa 100 hari kerja ini sudah banyak perubahan yang diberikan, meskipun waktu yang singkat bukan berarti menjadi tolak ukur,” ucap Nazar pada awak media disela aksi

Sebagai langkah kongkrit, ia mengatakan jika kedepan Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) Kota Samarinda akan terus mengawal Pemerintah kota Samarinda untuk melakukan perubahan dan penanganan masalah yang ada di kota Tepian Samarinda.

“Kami mengawali dengan program-program yang menjadi isu klasik yang sudah lama ada di Kota Samarinda, seperti banjir, sampah dan sebagainya. Saat ini kita sudah melihat bagaimana penanganannya dari Wali Kota Samarinda khususnya menertibkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada dipinggir jalan,” katanya.

Nazar juga mengatakan, GMP menaruh harapan besar pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda agar dapat memanfaatkan limbah sampah mejadi sesuatu yang bernilai ekonomis bagi masyarakat. Hal itu penting dilakukan sebagai langkah pengelolaan sampah dan sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat.

“Kami juga meminta untuk memaksimalkan tata kelola ruang terbuka hijau. Terutama dalam melibatkan kerjasama dengan pihak lain agar jika ada yang tidak mengikuti prosedur atau aturan dari pemerintah dapat segera dievaluasi,” katanya.

Lebih jauh, GMP juga menginginkan Samarinda tak kalah dengan daerah lain dalam hal penanganan banjir. Pasalnya, penanganan banjir erat kaitannya dengan hajat hidup masyarakat Samarinda.

“Semoga bentuk program-program dari Pemerintah Kota Samarinda bukan hanya menjadi kepentingan Wali Kota nya saja, tapi juga menjadi kepentingan semua masyarakatnya,” pungkasnya. (HY)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *