Aliansi GERAM Gelar Aksi Solidaritas untuk Andrie Yunus di Depan Korem Samarinda, Dandim Janji Laporkan Tuntutan

Rabu, 8 April 2026 - 20:04 WITA
Bagikan:
Foto: Aksi Solidaritas dari aliansi Geram di depan Korem 091 Surya Natakesuma Samarinda. (Sketsa.id)

Samarinda, Sketsa.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, di depan Markas Korem 091 Aji Suryanatakesuma Samarinda, Jalan Gajah Mada, Rabu (8/4/2026) sore.

Aksi yang berlangsung damai namun sempat tegang ini diwarnai pembakaran ban dan upaya sebagian mahasiswa menerobos pagar Korem. Situasi sempat memanas ketika massa berhadapan dengan aparat keamanan yang berjaga, meski akhirnya dapat dikendalikan tanpa bentrokan fisik.

Foto: Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf. Arif Hermad, S.I.P., M.M. temui media disela sela aksi. (Sketsa.id)

Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf. Arif Hermad, S.I.P., M.M., turun langsung menerima aspirasi mahasiswa. Ia menyatakan menghargai penyampaian tuntutan tersebut dan akan melaporkannya kepada pimpinan atas.

“Kami menerima aspirasi ini. Nanti kami laporkan ke pimpinan. Kami sependapat bahwa permasalahan ini harus diungkap sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dandim.

Ia juga menyayangkan insiden penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dan menyebut situasi Samarinda saat ini tetap aman dan kondusif berkat kerjasama semua pihak.

“Kami tidak menginginkan hal seperti ini terjadi. Kami juga kaget mendengar beritanya,” katanya.

Terkait tuntutan mahasiswa agar kasus tidak diproses di peradilan militer melainkan peradilan umum, Dandim menjelaskan bahwa karena pelaku merupakan anggota TNI, proses hukum mengikuti prosedur yang berlaku di Pengadilan Militer. “Karena dia personel militer, prosedurnya seperti itu. Tapi kami juga menghargai proses hukum yang transparan,” tambahnya.

Dandim menegaskan pihaknya selalu menginstruksikan prajurit untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat. “Kami selalu tekankan agar prajurit tidak menyakiti hati rakyat, tapi justru membantu meringankan beban rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Ryan, salah satu humas aksi dari Aliansi GERAM, menyatakan bahwa massa membawa tujuh tuntutan utama. Salah satunya adalah desakan agar aparat yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus segera diusut tuntas dan dibawa ke peradilan umum, bukan peradilan militer.

Aksi solidaritas ini menjadi bagian dari gelombang dukungan masyarakat sipil terhadap Andrie Yunus pasca-insiden yang menimpa aktivis HAM tersebut di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dandim berjanji akan terus memantau perkembangan kasus dan berharap proses hukum dapat segera tuntas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.Aksi solidaritas GERAM untuk Andrie Yunus di depan Korem Samarinda memanas. Mahasiswa bakar ban dan terobos pagar, Dandim janji laporkan tuntutan ke pimpinan. (cc)

Bagikan:

Polresta Samarinda Bongkar 79 Kasus dalam 21 Hari: Ada Pembunuhan, Curanmor, hingga Cap Tikus 9,8 Ton