Sering Mengantuk Usai Makan Daging? Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:14 WITA
Bagikan:
Foto :ilustrasi daging (ist)

Healthy, Sketsa.id – Perayaan Idul Adha identik dengan hidangan daging kurban yang melimpah. Namun konsumsi daging secara berlebihan kerap memicu lonjakan kolesterol dalam tubuh. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat memicu berbagai penyakit serius jika tidak segera dikendalikan.

Kolesterol merupakan zat lemak seperti lilin yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membentuk hormon, vitamin D, dan menjaga fungsi organ. Masalah muncul ketika kadar kolesterol jahat atau LDL terlalu tinggi, yang dapat meningkatkan risiko stroke, hipertensi, diabetes, hingga gangguan jantung. Sayangnya, gejala kolesterol tinggi sering kali tidak disadari karena mirip dengan kondisi kesehatan lain.

Berikut enam tanda kolesterol naik yang perlu diwaspadai usai menyantap daging kurban:

1. Mudah Mengantuk
Kolesterol tinggi dapat menghambat aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh mudah lelah dan sering mengantuk meski tidak melakukan aktivitas berat.

2. Sering Kesemutan
Kesemutan di tangan, kaki, atau bagian tubuh lain bisa terjadi akibat aliran darah yang tidak lancar. Saraf tidak mendapatkan pasokan darah optimal sehingga menimbulkan sensasi kebas atau tertusuk jarum.

3. Tangan dan Kaki Mudah Pegal
Pegal atau nyeri pada kaki bisa muncul karena penyumbatan pembuluh darah arteri yang menghambat sirkulasi darah menuju area tersebut. Keluhan ini sering diabaikan padahal bisa jadi sinyal awal kolesterol tinggi.

4. Leher dan Pundak Terasa Kaku
Nyeri di area tengkuk, pundak, atau leher memang bisa disebabkan banyak hal. Namun kondisi ini juga cukup sering dialami penderita kolesterol tinggi akibat terganggunya aliran darah ke area sekitar leher.

5. Sering Pusing
Penumpukan plak kolesterol dapat mengurangi pasokan darah dan oksigen ke otak. Hal ini memicu sakit kepala, pusing berulang, bahkan migrain yang datang tiba-tiba.

6. Nyeri di Dada Sebelah Kiri
Ini merupakan tanda paling serius. Kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah jantung, menghambat aliran darah, dan memicu nyeri dada. Jika penyumbatan semakin parah, risiko serangan jantung pun meningkat drastis.

Jika Anda merasakan beberapa gejala di atas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Bagikan:

DRUPADI Baladika Kaltim Gelar Aksi Damai Bagi Bunga Mawar di Tengah Gelombang Demo