Samarinda, Sketsa.id – Polresta Samarinda masih mendalami penemuan tiga potong jari manusia yang ditemukan dalam sebuah toples di kawasan Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Sabtu (11/4/2026).
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa hingga kini identitas pemilik jari tersebut belum terungkap. Pemeriksaan awal menggunakan sistem INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) tidak menemukan kecocokan data.
“Untuk jari sampai sekarang kita masih melakukan penyelidikan. Karena memang setelah dicek dari tiga jari ini dengan alat yang ada di INAFIS, ternyata tidak muncul identitasnya,” kata Kombes Hendri Umar.
Saat ini, ketiga jari tersebut sedang dibersihkan dan disterilkan di RSUD AWS Samarinda. Jika identitas masih belum dapat diungkap, Polresta akan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kemungkinan uji DNA.
Dari pengamatan awal, jari-jari tersebut diduga berasal dari tangan kiri seorang pria dewasa. Polisi telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan toples tersebut dan perangkat RT setempat.
Kepolisian juga telah melakukan sosialisasi kepada Babinsa dan Bintang Insa di sekitar lokasi temuan. Masyarakat diminta melapor jika ada warga yang hilang atau memiliki luka serupa pada jari tangan.
“Kami belum bisa menyimpulkan apa pun. Semua masih dalam tahap penyelidikan,” tegas Kapolresta. (cc)









