Samarinda, Sketsa.id – Provinsi Kalimantan Timur mengirimkan sekitar 30 perwakilan untuk mengikuti Pekan Nasional Petani dan Nelayan Indonesia (PENAS) di Gorontalo yang digelar pada 20 hingga 25 Juni 2026. Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Fahmi Himawan, mengungkapkan bahwa Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dijadwalkan hadir langsung pada pembukaan 20 Juni dan akan kembali pada 21 Juni 2026, didampingi sejumlah perangkat daerah terkait seperti Dinas Pertanakan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan.
“Karena anggaran terbatas dan adanya efisiensi, tidak banyak yang bisa berangkat. Bahkan tidak semua panitia bisa berangkat. Yang berangkat kurang lebih 30-an orang,” ujar Fahmi usai menggelar pasar pangan murah di halaman kantor dinas, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, 22 orang di antaranya adalah perwakilan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltim beserta perwakilan kabupaten dan kota yang pembiayaannya ditanggung pemerintah, sementara 8 orang lainnya dari panitia pendamping. Akses menuju Gorontalo yang sulit dan harga tiket pesawat yang mahal membuat sebagian peserta terpaksa menggunakan kapal.
Fahmi menambahkan, tema PENAS tahun ini adalah teknologi informasi di sektor pertanian dengan pelibatan petani muda menuju generasi emas. Kaltim tidak hanya berpartisipasi, tapi juga menargetkan prestasi melalui sejumlah perlombaan seperti ketangkasan rampil, uji jaras cermat, uji kesigapan, hingga lomba hasil teknologi dan inovasi. Petani terbaik yang menjadi juara di PEDA Kubar akan dibawa untuk mewakili Kaltim.
“Kita harapkan bisa meraih penghargaan,” ujarnya. Untuk stan pameran, Kaltim akan menampilkan komoditas pertanian umum seperti perkebunan, peternakan, tanaman pangan, hortikultura, serta produk dari Dinas Kelautan dan Perikanan. (cc)









