Samarinda, Sketsa.id – Program Pembebasan Biaya Pendidikan (Probebaya) yang menjadi unggulan Pemkot Samarinda masih terus berjalan meskipun mengalami penyesuaian anggaran. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyebutkan bahwa anggaran program yang sebelumnya sekitar Rp100 juta per tahun, kini turun menjadi Rp60-70 juta. Namun demikian, ia memastikan program tersebut tidak akan dihentikan.
“Setiap tahun anggaran program ini sekitar Rp100 juta. Saat ini yang dianggarkan sekitar Rp60–70 juta. Harapannya, melalui perubahan anggaran nanti, Pemerintah Kota Samarinda dapat memenuhi kekurangan tersebut,” ujar Helmi di Gedung DPRD Samarinda.
Helmi menegaskan bahwa Probebaya adalah program yang telah menjadi komitmen wali kota dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Program yang baik harus dilanjutkan. Jika nantinya kepemimpinan juga dilanjutkan oleh kader Gerindra, maka sebagai kader Gerindra saya tentu mendukung program-program beliau,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa efisiensi anggaran di tahun 2026 dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat. DPRD Samarinda hingga saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut terkait kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. (*)









