Samarinda, Sketsa.id – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, resmi dideklarasikan sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda oleh sejumlah organisasi masyarakat dan relawan. Deklarasi yang berlangsung di salah satu hotel di Samarinda pada Minggu (21/6/2026) itu dihadiri oleh ratusan pendukung dari berbagai elemen masyarakat. Helmi menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Samarinda pada 2030 mendatang, meskipun ia mengakui bahwa waktu masih cukup panjang.
“Kalau berbicara mengenai suksesi kepemimpinan, waktunya masih cukup lama, hingga tahun 2030. Namun tentu persiapan tetap perlu dilakukan. Deklarasi kemarin merupakan keinginan dari rekan-rekan. Saya sendiri menyampaikan bahwa kita masih menunggu arahan dari pusat,” ujar Helmi dalam wawancara di Gedung DPRD Samarinda, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, deklarasi tersebut muncul sebagai bentuk inisiatif dari relawan dan pendukung yang ingin menunjukkan dukungan sejak dini. “Karena berbagai lembaga saat ini mulai bergerak, jika ketua tidak menyampaikan sikap atau pernyataan, sering kali dianggap mundur. Jadi saya melihat itu lebih sebagai inisiatif dari rekan-rekan,” jelasnya.
Siap Lanjutkan Program Andi Harun
Sebagai kader Partai Gerindra, Helmi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah dirintis oleh Wali Kota Samarinda saat ini, Andi Harun, yang juga merupakan kader Gerindra. Salah satu program yang akan terus dilanjutkan adalah Program Pembebasan Biaya Pendidikan (Probebaya) yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Program yang baik harus dilanjutkan. Apalagi Pak Andi Harun merupakan kader Gerindra. Jika nantinya kepemimpinan juga dilanjutkan oleh kader Gerindra, maka sebagai kader Gerindra saya tentu mendukung program-program beliau,” tegas Helmi.
Membesarkan Partai dan Melayani Masyarakat
Helmi juga menyampaikan bahwa salah satu prioritasnya adalah membesarkan Partai Gerindra di Samarinda. Saat ini, partai berlambang kepala garuda tersebut merupakan pemenang dengan sembilan kursi di DPRD Samarinda. “Kami ingin mempertahankan bahkan menambah jumlah kursi tersebut di masa mendatang,” ujarnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah bekerja, baik di DPRD maupun di tengah masyarakat. “Bagi saya pribadi, yang terpenting adalah bekerja. Bekerja di DPRD dan juga bekerja di tengah masyarakat. Nantinya masyarakat sendiri yang akan menilai hasil kerja tersebut,” pungkasnya. (cc)










