Pemkab Kukar Bertahap Lengkapi Sarana Ekonomi Kreatif di Kecamatan

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WITA
Bagikan:
Foto:Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menjelaskan upaya bertahap penyediaan sarana pendukung ekonomi kreatif di kecamatan, seperti sound system dan mesin es batu, di Tenggarong.

Tenggarong, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) tengah berupaya melengkapi sarana pendukung ekonomi kreatif (ekraf) di seluruh kecamatan secara bertahap.

Penyediaan fasilitas tersebut diarahkan untuk membantu pelaku ekraf mengembangkan usaha sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang bisa dikelola secara mandiri.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan bahwa pemerintah daerah belum menyiapkan anggaran khusus berupa bantuan stimulus untuk pelaku ekraf. Sebagai gantinya lanjut dia, dukungan diberikan melalui pengadaan peralatan produktif maupun pembiayaan kegiatan atau event di tingkat kecamatan.

Menurutnya, bantuan peralatan dinilai dapat memberikan manfaat jangka panjang karena bisa digunakan untuk menjalankan usaha dan menghasilkan pemasukan bagi kelompok penerima.

“Kalau anggaran stimulus tidak ada anggaran stimulus untuk ekraf. Artinya anggaran yang bisa kita siapkan untuk ekraf itu anggaran event di kecamatannya ataupun anggaran pengadaan yang bersifat bisa memantik perekonomian yang ada di wilayah tersebut,” ungkapnya di Tenggarong, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengadaan sarana disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi ekonomi di masing-masing wilayah. Peralatan yang diberikan diharapkan tidak hanya digunakan untuk kepentingan kelompok, tetapi juga bisa disewakan sehingga memberikan nilai ekonomi.

Salah satu contohnya adalah bantuan mesin percetakan yang diberikan sekitar dua tahun lalu. Peralatan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat. Selain itu, di Kecamatan Loa Janan, bantuan sound system kini dapat disewakan dan menjadi salah satu sumber pemasukan bagi kelompok penerima.

“Di Loa Janan contohnya ada sound system hari ini bisa disewa-sewakan sama mereka, bisa menghidupi ekrafnya sendiri,” bebernya.

Pemkab Kukar juga memberikan mesin pembuat es batu di Kecamatan Tenggarong Seberang. Peralatan tersebut sudah berfungsi dan diharapkan mampu mendukung aktivitas usaha masyarakat setempat.

Rendi menilai, pola bantuan berupa barang produktif dapat membantu pelaku ekraf membangun kemandirian. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga memiliki sarana untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.

Meski demikian, penyediaan fasilitas tersebut belum menjangkau seluruh kecamatan di Kukar. Rendi menyebutkan, sejauh ini baru sekitar empat hingga lima kecamatan yang telah memiliki sarana pendukung ekonomi kreatif.

Artinya, masih ada sejumlah wilayah yang membutuhkan fasilitas serupa. Pemkab Kukar akan melanjutkan pemenuhan kebutuhan tersebut secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta kebutuhan masing-masing kecamatan.

Selain pengadaan peralatan, pemerintah daerah juga memanfaatkan anggaran kegiatan di tingkat kecamatan untuk mendukung aktivitas ekonomi kreatif. Kegiatan tersebut diharapkan membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat.

Rendi berharap, fasilitas yang nantinya disalurkan dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara produktif oleh kelompok penerima.

“Harusnya sudah punya, tapi belum punya semuanya. Baru empat atau lima kecamatan yang punya. Menyusul ya,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Unmul Jadi Satu-satunya Kampus di Kalimantan Pelaksana TUNAS 2026