Samarinda, Sketsa.id – Selama ini videotron di turunan Balai Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, lebih sering menampilkan potret kepala daerah dan konten internal pemerintah. Kini, DPRD Kota Samarinda mengusulkan agar aset mahal itu dialihfungsikan menjadi ruang iklan komersial demi menambah Pendapatan Asli Daerah.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menilai pemanfaatan videotron saat ini masih jauh dari optimal. Padahal biaya pengadaannya mencapai miliaran rupiah dan biaya operasionalnya pun tidak murah, terutama untuk konsumsi listrik.
“Videotron yang ada sekarang lebih banyak menampilkan wajah pejabat. Kenapa tidak dikomersialkan saja? Kalau dikelola sebagai ruang iklan, bisa menambah pendapatan daerah,” ujar Iswandi di gedung DPRD Samarinda, selasa (28/4/2026).
Menurut politisi ini, di tengah keterbatasan anggaran daerah tahun 2026, pemerintah harus kreatif mencari sumber pendapatan baru. Salah satunya dengan mengoptimalkan aset yang sudah dimiliki.
Ia juga menyoroti kondisi videotron di lapangan yang kerap tidak berfungsi secara konsisten. “Saya lihat kadang hidup, kadang tidak,” katanya.
Untuk itu, Iswandi mendorong Pemkot Samarinda segera mendata seluruh videotron yang dimiliki setiap Organisasi Perangkat Daerah, lalu menyusun skema pemanfaatan yang lebih produktif, misalnya dengan sistem sewa.
“Coba dihitung semua asetnya, lalu dioptimalkan dan disewakan. Itu bisa jadi tambahan PAD,” tutupnya.
Dengan langkah ini, selain mengurangi beban biaya operasional, videotron yang selama ini hanya menjadi pajangan di tengah kota bisa benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. (*)










