Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan dukungan teknis untuk pelaksanaan program internet desa gratis yang ditargetkan mulai berjalan pada akhir 2026. Program ini direncanakan menjangkau seluruh Rukun Tetangga (RT) di Kukar, dengan sasaran sekitar 3.214 RT.
Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengatakan dukungan terhadap program internet desa gratis menjadi salah satu tugas instansinya dalam membantu pelaksanaan program pemerintah daerah.
Selain itu, instansinya kini juga mendukung pengembangan aplikasi di berbagai perangkat daerah (PD) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
“Kita mendukung secara teknis pelaksanaan program internet desa gratis,” ungkapnya di Tenggarong, Minggu (18/10/2026).
Persiapan program internet desa gratis kata dia, masih berlangsung. Diskominfo tengah menyusun regulasinya, sedangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaannya.
“Mudah-mudahan sesuai arahan Pak Bupati, di perubahan 2026 ini sudah bisa berjalan,” katanya.
Untuk mendukung pemerataan layanan, Pemkab Kukar merencanakan pemasangan internet gratis di seluruh RT, targetnya sekitar 3.214 RT.
Walau begitu, penentuan penyedia layanan atau provider belum dilakukan karena perlu mempertimbangkan kondisi geografis serta ketersediaan infrastruktur jaringan di masing-masing wilayah.
“Kita akan lihat topografinya itu apakah sudah tersedia sarana kabel optik di providernya. Karena ada juga yang masih belum tersedia kabel optik,” jelasnya.
Perbedaan kondisi ini membuat pemerintah daerah mempertimbangkan penggunaan layanan internet berbasis kabel optik maupun teknologi nonoptik. Penyesuaian diperlukan agar pelaksanaan program dapat menjangkau wilayah dengan kondisi infrastruktur yang berbeda.
Di luar program internet desa gratis lanjut Solihin, Diskominfo Kukar juga menjalankan fungsi pendukung dalam pengembangan aplikasi di seluruh OPD. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Selain itu, Diskominfo juga akan memperkuat pengamanan data dan informasi pemerintah daerah untuk mengantisipasi ancaman serangan peretas maupun kebocoran data dalam penggunaan aplikasi di lingkungan Pemkab Kukar.
“Jadi ada beberapa program di Diskominfo untuk tahun ini yang berkaitan dengan tugas, fungsi dan pokok Diskominfo. Selain internet gratis desa, kami juga supporting kawan-kawan OPD, mendukung pengembangan dan pembangunan aplikasi di seluruh OPD agar pelayanan kepada masyarakat lebih efektif dan efisien,” tegasnya.
“Kemudian di bidang persandian, kita juga mengembangkan pengamanan terkait dengan data dan informasi dari serangan-serangan hacker maupun dari kebocoran data dalam penggunaan aplikasi di seluruh pemerintah daerah di Kukar,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar/cc)










